Menurut kedua perusahaan, layanan baru ini akan me-review gelombang otak, pergerakan mata dan fitur physical lainnya dari relawan untuk dilakukan study mengenai mpact dari pesan komersial atau product.
Pihak Nielsen akan mengumpulkan data yang customer yang meungkinkan, yang ada di Jepang dan California, sedangkan NeuroFocus akan menggunakan tim expert-nya, termasuk physicians untuk menguji efek yang terjadi setelah adanya tes product atau pesan komersial.
Layanan tersebut akan mengukur level perhatian dan emosional customer, juga level perhatian customer terhadap pesan komersial. “NeuroFocus adalah perusahaan peneliti sangat inovatif, namun juga memiliki value economic, sehingga NeuroFocus dapat benar-benar membantu client kamu untuk melakukan marketing yang lebih baik.” kata Cindy Shin, kepala cabang Nielsen di Jepang. Kedua perusahaan tersebut akan saling bekerja sama mulai February dan bertemu di Amerika.