Selasa, 18 November 2008

Phishing


foto berita artikel

Tahukah Anda bagaimana phishing bekerja?

Ketika Anda mengecek email Anda suatu hari dan menemukan sebuah pesan dari bank Anda. Anda belum pernah menemukan email tersebut sebelumnya, namun email tersebut tampak aneh, khususnya adanya ancaman untuk menutup account Anda jika Anda tidak membalas secepatnya. Lalu apakah yang sebaiknya dilakukan?

Pesan tersebut dan sejenisnya merupakan contoh dari phishing, sebuah metode dari pencurian identitas online. Pencurian data personal dan financial yang dilakukan phiser dapat menginfeksi computer dengan virus dan meyakinkan user untuk berpartisipasi dalam money laundering tanpa disadari oleh user.

Kebanyakan yang terjadi adalah mengombinasikan phishing dengan pesan email yang kemudian akan mencuri data bank dan kartu kredit dari perusahaan atau bisnis online seperti Amazon dan eBay. Pesan email tersebut tampak otnetik dan berusaha untuk menarik simpati user untuk mencuri informasi personalnya. Namun, sebenarnya pesan email ini hanya sebagian kecil dari phishing scam.

Berikut step-step dari phisher untuk melancarkan aksinya :

  • Planning. Phisher akan memutuskan bisnis mana yang akan menjadi target dan menentukakn bagaimana mendapatkan alamat email dari customer bisnis tersebut. Kemudian mereka menggunakan mass-mailing dan alamat email, yang dikumpulkan melalui teknik seperti spammer.
  • Setup. Phisher yang sudah menentukan target bisnis yang akan dicuri informasinya, kemudian phisher membuat metode untuk mengirim pesan dan mengumpulkan data, dan biasanya pesan tersebut berupa pesan email dan sebuah website.
  • Attack. Step ini merupakan langkah yang paling ditunggu phisher. Phisher akan mengirim pesan palsu yang tampak seperti dari source yang reputable.
  • Collection. Phisher merekam semua informasi dari korbannya, yang dimasukkan dalam web page atau pop-up windows.
  • Identity Theft dan Fraud. Phisher menggunakan informasi yang mereka dapat, untuk melakukan pembelian product atau barang secara illegal atau hanya sebatas penyerangan saja.
Phishing sendiri juga telah mengambil keuntungan dari kelemahan, server dan client. Jika phisher ingin mengkoordinasikan serangan lainnya, maka dia akan mengevaluasi kesuksesan dan kegagalannya dari sebelumnya, dan mulai untuk membuat serangan baru lagi.